Lombok Utara, NTB – Ratusan semangat kecil berkumpul di Lapangan Alun-Alun Tioq Tata Tunaq, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Di tempat itu, mimpi anak-anak tidak sekadar dirayakan, tetapi juga disuarakan sebagai harapan bagi masa depan daerah, Minggu (4/10/2026).
Puncak Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026 berlangsung sejak pukul 06.30 WITA. Kegiatan mengusung tema “Anak Lombok Utara Berani Bermimpi, Berkarya, dan Menginspirasi”.
Sejumlah perwakilan Forum Anak Lombok Utara hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, unsur TNI-Polri, organisasi perempuan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., serta Dandim 1606/Mataram yang diwakili Pabung KLU Kodim 1606/Mataram Letkol Inf. Ngakan Made Marjana, S.Pd.
Turut hadir Kepala Dinas Dikbudpora H. M. Najib, Kepala Dinas Sosial dan PPA Faturahman, S.ST., Kepala Dinas Kesehatan dr. Bahruddin, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara, para kepala OPD, serta unsur terkait lainnya.
Bupati: Anak Adalah Cerminan Masa Depan Daerah
Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar momentum seremonial. Menurutnya, anak memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan daerah.
“Anak-anak bukan hanya penerima manfaat. Mereka adalah cerminan masa depan Lombok Utara. Karena itu, bagaimana kita membentuk karakter anak sejak sekarang akan menentukan seperti apa daerah ini di masa yang akan datang,” ujar Najmul Akhyar.
Ia berharap peringatan HAN ke-42 dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Lombok Utara. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh, belajar, berkarya, dan mengejar cita-citanya.
Bupati juga menekankan keberadaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Tidak boleh lagi ada kendala bagi anak-anak yang membutuhkan pendidikan untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.
Wakil Bupati: Jangan Biarkan Mimpi Anak Berhenti
Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk berkembang.
Menurutnya, keberanian bermimpi harus diikuti dengan kesempatan untuk belajar dan berkarya. Anak-anak juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan serta terlibat dalam berbagai kegiatan positif.
“Anak-anak harus diberikan ruang untuk bermimpi dan menunjukkan kemampuan mereka. Tugas kita adalah memastikan mereka memiliki lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung agar mimpi itu dapat diwujudkan,” ungkapnya.
Dinsos PPA Perkuat Perlindungan Anak
Kepala Dinas Sosial dan PPA Kabupaten Lombok Utara, Faturahman, S.ST., menyampaikan bahwa pemenuhan hak anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Ia menilai perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keluarga, sekolah, masyarakat, organisasi anak, hingga dunia usaha memiliki peran yang sama pentingnya.
“Anak membutuhkan perlindungan sekaligus ruang untuk berkembang. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan agar setiap anak dapat tumbuh secara optimal dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
TP PKK Dorong Keluarga Jadi Ruang Tumbuh Anak
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara turut mengajak keluarga menjadikan rumah sebagai tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang karakter, tanggung jawab, kepedulian, dan keberanian.
“Anak-anak membutuhkan dukungan dan perhatian dari lingkungan terdekatnya. Keluarga harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman sekaligus mendorong mereka untuk percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujarnya.
Ia berharap semangat HAN tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Nilai-nilai yang dibangun dalam peringatan tersebut diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Forum Anak: Kami Ingin Didengar
Sementara itu, perwakilan Forum Anak Lombok Utara menyampaikan bahwa anak-anak tidak hanya ingin menjadi peserta dalam berbagai kegiatan. Mereka juga ingin didengar dan diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan.
“Kami ingin terus belajar, berkarya, dan memberikan inspirasi. Kami juga berharap suara anak dapat menjadi bagian dari perhatian dalam setiap kebijakan yang berkaitan dengan masa depan kami,” ungkap perwakilan Forum Anak.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perayaan HAN 2026. Suara anak dibacakan secara khusus sebagai bentuk partisipasi dan ruang ekspresi bagi generasi muda Lombok Utara.
Pabung KLU: TNI Siap Dukung Pembinaan Generasi Muda
Mewakili Dandim 1606/Mataram, Pabung KLU Letkol Inf. Ngakan Made Marjana, S.Pd., menyampaikan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat membangun kedisiplinan, semangat kebangsaan, kepedulian sosial, serta karakter anak dan remaja.
“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan perlu dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, pembacaan Suara Anak oleh Forum Anak Kabupaten Lombok Utara, serta laporan panitia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati, penyerahan SK Forum Anak kepada Ketua Forum Anak, penyerahan Surat Edaran Bupati kepada Kepala Dinas Sosial, serta pemberian piagam penghargaan kepada NGO dan sponsor HAN 2026.
Semarak semakin terasa saat hadiah lomba poster digital diserahkan kepada para pemenang. Puncak simbolis ditandai dengan pelepasan Balon Udara Mimpi Anak Lombok Utara, yang menjadi gambaran sederhana tentang cita-cita anak-anak yang ingin terbang tinggi dan diwujudkan melalui karya.
Peringatan HAN 2026 akhirnya tidak hanya menjadi sebuah perayaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk bermimpi, mendapatkan perlindungan, memperoleh pendidikan yang layak, serta memiliki ruang untuk tumbuh dan menginspirasi.












