Berita  

Antisipasi Balap Liar dan Laka Lantas, Sat Lantas Polres Sumbawa Intensifkan Patroli Blue Light di Simpang Samota

Sumbawa Besar, NTB – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sumbawa terus mengoptimalkan upaya preventif demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Regu I Unit Turjawali Sat Lantas Polres Sumbawa melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light di seputaran Kota Sumbawa, khususnya menyasar kawasan Jalan Samota, Simpang Samota, Jumat (14/08/2026) malam.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. melalui Kasat Lantas Polres Sumbawa AKP Belly Rizaldy Nata Indra, S.Tr.K., S.I.K. dalam kegiatan patroli preventif ini difokuskan untuk memantau situasi arus lalu lintas di jalur-jalur yang dinilai rawan terhadap aksi kejahatan jalanan, potensi tindak pidana pencurian (3C), aksi balap liar, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Dalam pelaksanaannya, personel Regu I Unit Turjawali menyisir kawasan Simpang Samota yang kerap menjadi titik kumpul masyarakat maupun pengendara kendaraan bermotor pada malam hari.

“Kehadiran kendaraan dinas kepolisian dengan sorotan lampu rotator biru (blue light) di sepanjang ruas jalan bertujuan untuk memberikan efek pencegahan (deterrent effect) bagi pelaku tindak kriminalitas serta pengendara yang berniat melakukan pelanggaran kasat mata, seperti balap liar”, ujar AKP Belly Rizaldy Nata Indra, S.Tr.K., S.I.K.

Petugas juga melakukan pengawasan arus lalu lintas secara mobiling guna memastikan para pengguna kendaraan baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya. Pelaksanaan kegiatan patroli Blue Light oleh Regu I Unit Turjawali Sat Lantas Polres Sumbawa di seputaran Jalan Samota dan Simpang Samota ini berhasil mencapai seluruh sasaran secara optimal.

“Kehadiran fisik kepolisian yang ditandai dengan sorotan lampu rotator biru di jalur rawan tersebut mampu memberikan efek pencegahan yang efektif terhadap potensi aksi kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor) serta mencegah aksi balap liar yang kerap meresahkan pengguna jalan”, ujar petugas di sela sela kegiatannya.

Selain itu, kegiatan preventif ini berhasil menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif bagi masyarakat serta pengendara roda dua maupun roda empat. Dengan terciptanya situasi yang terkendali di sepanjang jalur strategis tersebut, mobilitas masyarakat pada malam hari dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *