Berita  

Polsek Kempo Bersama Pordasi dan Pemerintah Kecamatan Bahas Rencana Pacuan Kuda Tradisional

Kepolisian Sektor (Polsek) Kempo bersama Pemerintah Kecamatan Kempo, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Dompu, serta sejumlah tokoh masyarakat melaksanakan rapat koordinasi terkait rencana pelaksanaan kegiatan pacuan kuda tradisional di Lapangan Sera Ala, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 14.30 WITA bertempat di Kantor Camat Kempo. Kegiatan digelar sebagai langkah awal untuk menyatukan persepsi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan rencana pelaksanaan kegiatan dapat dipersiapkan secara matang dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pordasi Kabupaten Dompu Drs. H. Abdul Haris, M.Ap., Camat Kempo Drs. Budi Rahman, Danramil Kempo Kapt. Czi Arif Budimansyah selaku Ketua Komisi Pacu Kabupaten Dompu, Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., Sekjen Pordasi Kabupaten Dompu, Ketua Pordasi Kecamatan Kempo IPTU Sarif Rijaidinsyah, Ketua PGRI Samsurijal, S.Pd., Kepala Desa Kempo, serta masyarakat pencinta pacuan kuda tradisional.

Dalam pertemuan tersebut, Camat Kempo Drs. Budi Rahman menyampaikan bahwa kondisi wilayah Kecamatan Kempo hingga saat ini aman dan kondusif. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan selama proses persiapan maupun pelaksanaan kegiatan pacuan kuda.

“Harapan kami kegiatan ini dapat menjadi kegiatan yang positif bagi masyarakat. Dukungan dari masyarakat dan tokoh-tokoh di Kecamatan Kempo sangat penting agar pelaksanaannya tetap aman, tertib dan kondusif,” ujarnya.

Ketua Pordasi Kabupaten Dompu Drs. H. Abdul Haris, M.Ap., menyambut baik antusiasme masyarakat Kecamatan Kempo terhadap rencana pelaksanaan pacuan kuda tradisional. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan apabila mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait.

Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., mengatakan bahwa kepolisian mendukung setiap kegiatan masyarakat yang memiliki nilai positif dan dapat memberikan manfaat sosial maupun ekonomi, termasuk rencana pelaksanaan pacuan kuda tradisional.

Namun, menurutnya, setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar harus dipersiapkan secara matang agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami dari pihak kepolisian pada prinsipnya mendukung kegiatan masyarakat yang positif. Namun, segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari kepanitiaan, lokasi, perizinan, pengaturan peserta dan penonton, hingga pola pengamanan. Jangan sampai ada hal-hal yang belum disiapkan kemudian menjadi persoalan saat kegiatan berlangsung,” ujar IPTU Agustamin.

Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat untuk mengedepankan komunikasi dan koordinasi. Perbedaan pandangan mengenai pembentukan kepanitiaan maupun mekanisme pelaksanaan kegiatan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah dan tidak berkembang menjadi konflik.

“Yang paling utama adalah menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Jangan sampai persoalan internal dalam kepanitiaan atau perbedaan pendapat justru mengganggu situasi kamtibmas yang selama ini sudah kondusif,” tegasnya.

Kapolsek Kempo menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, Pordasi, Koramil, pemerintah desa dan seluruh pihak terkait untuk mengantisipasi setiap potensi kerawanan yang dapat muncul sebelum maupun selama kegiatan.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika mengapresiasi langkah cepat Kapolsek Kempo bersama unsur terkait dalam membaca situasi dan melakukan koordinasi sejak tahap awal rencana kegiatan.

“Kapolres Dompu mengapresiasi langkah cepat Polsek Kempo yang sejak awal telah membaca adanya dinamika terkait rencana kegiatan pacuan kuda dan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, Pordasi, TNI serta masyarakat. Langkah seperti ini penting agar setiap potensi permasalahan dapat diketahui dan diantisipasi sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” jelas IPTU I Nyoman Suardika.

Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *