Mataram, NTB – Ketika sebagian besar masyarakat mulai beristirahat pada Selasa malam (28/7/2026), puluhan personel gabungan justru bergerak menyusuri sejumlah rumah kos dan pondokan di wilayah Kecamatan Mataram. Bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap sudut lingkungan tetap aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh penghuninya. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh dialog, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-05/Mataram bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mataram kembali menunjukkan bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama.
Sinergi Lintas Sektor Demi Kamtibmas Kondusif
Kegiatan diawali pukul 21.00 WITA dengan apel pengecekan di Kantor Camat Mataram yang dipimpin Camat Mataram, Arifiawan Marjun, S.STP. Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Koramil (Danramil) 1606-05/Mataram Kapten Inf. Iwan Suryawinarto, Kapolsek Pagutan AKP Amrozi Hamidi, Kasi Trantib Kecamatan Mataram, Kasi Sosial Kecamatan Mataram, seluruh Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Mataram, serta personel Linmas.
Dalam arahannya, Camat Mataram menegaskan bahwa penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif, mengedepankan komunikasi yang baik, serta menghormati hak masyarakat. Tujuannya bukan sekadar melakukan pendataan, tetapi juga menghadirkan rasa aman sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di lingkungan tempat tinggal.
Pemeriksaan Santun dan Edukatif
Usai apel, personel dibagi menjadi tiga tim untuk menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Merpati Lingkungan Gebang Baru, Kelurahan Pagesangan Timur, Lingkungan Pesongoran, serta Lingkungan Asak, Kelurahan Pagutan Barat.
Di setiap titik, petugas melakukan pemeriksaan identitas dan pendataan penghuni secara santun. Selain itu, pemilik maupun penghuni rumah kos diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban lingkungan, mematuhi aturan setempat, serta segera berkoordinasi dengan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Pendekatan yang mengutamakan dialog tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran aparat tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga mempererat komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga.
Danramil: Pencegahan Lebih Baik Daripada Penindakan
Danramil 1606-05/Mataram, Kapten Inf. Iwan Suryawinarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah binaan.
“Kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengajak pemilik maupun penghuni kos untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sehingga situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan semata-mata melakukan pengawasan, melainkan membangun kepercayaan serta memperkuat komunikasi sebagai fondasi keamanan lingkungan.
Polisi Ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan
Kapolsek Pagutan, AKP Amrozi Hamidi, menambahkan bahwa penertiban rumah kos merupakan bagian dari strategi pencegahan yang dilaksanakan bersama unsur Forkopimcam.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan untuk mencari pelanggaran masyarakat, melainkan sebagai bentuk pembinaan agar lingkungan rumah kos tetap tertib, aman, dan sesuai ketentuan.
“Kami mengajak seluruh pemilik maupun penghuni kos untuk saling peduli terhadap lingkungan sekitar, mematuhi aturan yang ada, serta tidak ragu melaporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat mewujudkan Kecamatan Mataram yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Kolaborasi Menjadi Kunci Keamanan Wilayah
Sementara itu, Camat Mataram Arifiawan Marjun, S.STP menilai rumah kos merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya membutuhkan kepedulian seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pemilik kos, hingga masyarakat sekitar.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menjaga ketertiban sekaligus mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di lingkungan permukiman.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh penghuni rumah kos merasa aman sekaligus memahami pentingnya menaati aturan yang berlaku di lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan penertiban berakhir pukul 22.45 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui langkah preventif yang mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan kolaboratif, Forkopimcam Mataram bersama Koramil 1606-05/Mataram menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan lingkungan rumah kos yang semakin tertib, nyaman, serta mendukung terwujudnya Kecamatan Mataram yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.












