Polres Dompu bersama Polsek Woja bergerak cepat menindaklanjuti aksi blokade jalan yang terjadi akibat adanya dugaan ucapan provokatif dari pemilik akun bernama Idhar yang beredar di tengah masyarakat.
Menyikapi situasi tersebut, jajaran Polres Dompu dan Polsek Woja langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta melakukan pendekatan persuasif kepada massa yang melakukan pemblokiran jalan.
Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan S.H. bersama personel lebih dahulu hadir di lokasi guna mencegah eskalasi dan memastikan situasi tetap terkendali. Selanjutnya, personel Polres Dompu melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga untuk meredam emosi dan mengajak masyarakat menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum yang berlaku.
Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU Muh. Sofyan Hidayat S.Sos.,memberikan pemahaman bahwa setiap keberatan atau dugaan pelanggaran hukum agar dilaporkan secara resmi kepada pihak Kepolisian, bukan dengan melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti pemblokiran jalan. Ungkap IPTU Sofyan.
Melalui langkah cepat tersebut, situasi berangsur kondusif dan arus lalu lintas kembali normal. Aparat Kepolisian juga melakukan pendalaman terhadap dugaan ucapan yang menjadi pemicu peristiwa, guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan hukum.
Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur S.I.K melalui kasi humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polri hadir untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap persoalan hendaknya disikapi dengan kepala dingin serta diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Polres Dompu juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga tutur kata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Gunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab,” tegas IPTU Nyoman.
Momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi.












